Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)

Politik

Konsolidasi Politik Capaian Terbesar Setahun Prabowo-Gibran

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 15:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capaian paling menonjol dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah keberhasilan dalam melakukan konsolidasi politik secara luas.

“Kita tahu setelah pemilihan presiden usai, Prabowo secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk merangkul semua pihak,” ujar pengamat politik, Adi Prayitno, lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 21 Oktober 2025.

Ia menambahkan, sikap terbuka itu terlihat dari langkah Prabowo yang mengajak berbagai kalangan, termasuk partai politik yang sebelumnya menjadi lawan di Pilpres, untuk bergabung dalam koalisi pemerintahan. 


“Tidak mengherankan partai seperti PKB yang kalah pilpres juga diajak jadi bagian dari koalisi pemerintahan,” lanjutnya.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai, pendekatan inklusif tersebut bertujuan menciptakan stabilitas politik nasional. 

“Di Indonesia, merangkul semua kalangan tujuannya adalah stabilitas politik, sehingga keinginan-keinginan pemerintah itu mendapatkan dukungan yang sangat luar biasa,” jelasnya.

Dengan stabilitas politik yang terbangun, kata Adi, pemerintah kini memiliki landasan kuat untuk mewujudkan berbagai program strategis, terutama di bidang pembangunan ekonomi. 

“Kalau stabilitas sudah terbentuk, maka program-program strategis terutama pembangunan ekonomi itu bisa diwujudkan,” tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya