Berita

Representative Image (Foto: ANews.com)

Dunia

Israel Gempur Rafah Meski Ada Gencatan Senjata

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 17:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel melancarkan serangan udara di Rafah, Gaza bagian selatan, pada Minggu, 19 Oktober 2025, meskipun kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas masih berlaku. 

Serangan tersebut memicu kekhawatiran akan kembalinya kekerasan besar-besaran di wilayah yang telah porak-poranda akibat perang panjang.

Menurut laporan penyiar publik Israel, KAN, serangan tersebut dilakukan setelah terjadi baku tembak antara pasukan Israel dan kelompok pejuang Hamas. 


“Serangan diarahkan sebagai respons terhadap tembakan ke arah pasukan kami,” lapor KAN.

Saluran Channel 12 mengklaim bahwa serangan terjadi setelah kendaraan militer Israel menjadi sasaran tembakan Hamas. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Hamas terkait klaim tersebut.

Gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas baru saja dicapai pekan lalu. Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari rencana bertahap yang diajukan Presiden AS Donald Trump. 

Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan pelepasan tahanan Palestina.

Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa kehadiran Hamas.

Sejak perang meletus pada Oktober 2023, lebih dari 68.100 orang tewas dan 170.200 lainnya terluka di Gaza, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya