Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Lemkapi: Polisi Harus Gercep Respons Keluhan Masyarakat

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 15:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tugas pokok Polri adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, sehingga Polri harus responsif terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. 

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu 18 Oktober 2025.

"Ketika melihat ada permasalahan di tengah masyarakat polisi harus gerak cepat," kata Edi.


Di sisi lain, menurut Edi, kolaborasi yang dibangun Polda Metro Jaya dengan seluruh elemen masyarakat, seperti ormas dan kalangan media, untuk mewujudkan Jakarta kondusif sudah benar dan sangat strategis.

"Kunci keamanan itu tergantung bagaimana polisi membangun  hubungan dengan seluruh elemen masyarakatnya. Kalau hubungan dan komunikasi antara polisi  dan ormas bagus,  Insya Allah situasinya pasti aman dan kondusif," kata Edi yang juga Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu hukum dan Kriminologi Indonesia ini. 

Selain Polda Metro Jaya, kata Edi, jajaran Polres juga wajib bersinergi dan berkolaborasi dengan elemen masyarakat.
 
"Kapolda seluruh Indonesia juga patut meniru Polda Metro Jaya dalam membangun kolaborasi dengan elemen masyarakat agar tercipta hubungan kondusif," pungkas Edi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya