Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran dalam konferensi pers APBN KiTa pada Selasa, 14 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Kemenkeu Ungkap Tiga Kementerian dan Lembaga dengan Serapan Anggaran Terendah

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 18:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi belanja kementerian/lembaga (k/l) hingga September 2025 baru mencapai Rp800,9 triliun atau 62,8 persen dari outlook APBN 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara merinci sejumlah k/l dengan realisasi penyerapan di bawah 50 persen, di antaranya Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Kementerian Pertanian (Kementan).

"BGN pertanggal 30 September lalu adalah 16,9 persen, Kementerian PU sedikit di bawah 50 persen di angka 48,2 persen dan Kementan di 32,8 persen untuk triwulan IV-2025," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa pada Selasa, 14 Oktober 2025.


Ia mengimbau sejumlah k/l untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan belanja untuk menggenjot perekonomian nasional, termasuk dengan mempercepat pelaksanaan kegiatan atau proyek.

"Kita meminta agar dilakukan langkah percepatan pelaksanaan kegiatan dan proyek termasuk pengadaan barang dan jasa. Namun tetap melakukan monitoring rencana penggunaan dana dan mendorong pembayaran termin kegiatan sesuai jadwal dan tata kelola dengan tetap memperhatikan efisiensi serta meminta inventarisasi kendala untuk mitigasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Suahasil juga mengatakan pihaknya mendorong percepatan belanja di kuartal IV, namun juga terus mendorong belanja efektif di setiap kementerian dan lembaga.

Sementara itu, berdasarkan paparan Wamenkeu Suahasil, k/l dengan serapan anggaran terbesar periode ini adalah Mahkamah Agung (MA) dengan serapan Rp9,5 triliun atau 76,5 persen dari outlook, kemudian Kementerian Agama telah menyerap Rp52,5 triliun atau 75,2 persen, dan Polri Rp103,0 triliun atau 74,3 persen dari pagu anggaran.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya