Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama mantan presiden Joko Widodo (Foto: Dok. Presidenri.go.ig)

Politik

Jokowi Selalu Bikin Sensasi untuk Pertahankan Kekuasaan

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan presiden Joko Widodo (Jokoi) terlihat terlalu banyak membuat sensasi di tengah dinamika politik saat ini. Pengamat Rocky Gerung menilai, hal itu dilakukan Jokowi untuk mempertahankan pengaruh kekuasaannya. 

Dalam podcast bersama Jurnalis Senior Hersubeno Arief, di kanal Youtube Rocky Gerung Official, pada Kamis, 9 Oktober 2025, Rocky Gerung menyoroti pernyataan Jokowi baru-baru ini yang menarik sentimen publik, yaitu menyebut nama putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka akan kembali menjadi Wakil Presiden dua periode bersama Presiden Prabowo Subianto.

Belakangan, Jokowi malah berusaha mendinginkan suasana politik yang terus menyerang dirinya dan keluarganya, dengan bertemu Presiden Prabowo akhir pekan lalu.


"Tapi tidak mungkin diredam karena itu sudah jadi isu publik," ujar Rocky dikutip RMOL, Jumat, 10 Oktober 2025.

Kendati tak begitu, di sisi lain Rocky juga meyakini Jokowi sengaja menciptakan situasi dan kondisi baru dalam politik saat ini, melalui isu-isu pertemuan dengan Presiden Prabowo.

"Sudah jadi mainan sebetulnya, di dalam sensasi untuk menghasilkan keterangan apa sebetulnya yang dikehendaki Jokowi terhadap Gibran," tuturnya mantan dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) itu.

"Atau sebaliknya, yang dikehendaki Gibran untuk ayahnya di dalam periode berikutnya kalau Gibran menjadi presiden, atau statusnya wakil presiden di 2029," demikian Rocky menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya