Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Saham Asia Melemah Jelang Akhir Pekan

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka cenderung melemah, di tengah berlanjutnya  shutdown government  Amerika Serikat (AS) dan krisis politik Prancis.

Perdagangan Jumat pagi, 10 Oktober 2025, dibuka dengan pelemahan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,26 persen dan berlanjut turun tipis 0,02 persen ke level 8.968,30. 

Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka kembali setelah libur dengan meningkat 0,66 persen dan berlanjut melonjak 1,54 persen ke level 3.603,97. Sementara Kosdaq turun 0,37 persen. 


Indeks Nikkei 225, Jepang melemah 0,48 persen atau 234,14 poi menjadi 48.346,30, setelah dibuka turun 0,33 persen. Topix merosot 0,92 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih berpotensi melanjutkan tren kenaikan, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan mencatatkan rekor baru intraday 8.257, sekaligus rekor penutupan dengan melaju 1,04 persen ke 8.250. 

Harga ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange melonjak 1,29 persen ke 17,65 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergeraakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan tren naik didukung stimulus ekonomi domestik namun masih dibayangi oleh berlanjutnya  net sell  asing.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya