Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: abc)

Bisnis

Trump Kenakan Tarif Impor 25 Persen untuk Truk

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa, semua truk berukuran sedang dan berat yang diimpor ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif 25 persen. 

Peraturan yang akan mulai berlaku 1 November 2025 ini disebut Trump sebagai upaya melindungi produsen dalam negeri dari persaingan luar negeri yang tidak adil.

"Mulai 1 November 2025, semua Truk Sedang dan Berat yang masuk ke Amerika Serikat dari negara lain akan dikenakan tarif sebesar 25 persen. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" ujar Trump dalam sebuah unggahan di situs media sosialnya, Truth Social, dikutip dari Global News, Selasa 7 Oktober 2025.


Kebijakan tarif ini lebih tinggi dari ketentuan perdagangan yang sudah berlaku dengan Jepang dan Uni Eropa, yang hanya mengenakan tarif 15 persen untuk kendaraan ringan. Namun belum jelas apakah tarif itu juga akan berlaku untuk kendaraan besar.

Kamar Dagang AS menentang kebijakan ini, dengan alasan sebagian besar impor truk berasal dari Meksiko, Kanada, Jepang, Jerman, dan Finlandia, negara-negara sekutu AS yang tidak mengancam keamanan nasional.

Meksiko sendiri adalah pengekspor truk sedang dan berat terbesar ke AS. Impor dari negara itu meningkat tiga kali lipat sejak 2019, mencapai sekitar 340.000 unit pada 2025.

Di bawah perjanjian dagang USMCA, truk asal Meksiko bebas tarif jika 64 persen komponennya berasal dari Amerika Utara. Namun, tarif baru ini berpotensi memengaruhi produsen seperti Stellantis, pembuat truk Ram dan van komersial di Meksiko, yang kini melobi Gedung Putih agar tidak menaikkan bea impor.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya