Berita

Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Jumhur Hidayat:

Jokowi Tinggalkan 20-30 Juta Orang Kelaparan Kronis

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 02:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) selama 10 tahun meninggalkan banyak masalah buat bangsa. Salah satunya kelaparan dan gizi buruk yang menimpa generasi emas Indonesia. 

Menurut Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat, kondisi itulah yang membuat pemerintahan Prabowo Subianto ngotot menelurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pak Jokowi meninggalkan sekitar mungkin 20-30 juta orang kelaparan kronis. Orang itu nggak bisa lagi diapa-apain kecuali dikasih makan," kata Jumhur usai acara diskusi ‘Menjelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto’ yang digelar di kantor Sinkos Indonesia, Jalan Tebet Timur Dalam VII Nomor 3, Jakarta Selatan, Minggu, 28 September 2025.


Sehingga, lanjut dia, jika ada orang yang bilang MBG merupakan kebijakan yang tidak benar, maka orang disebut dianggap jahat terhadap rakyat.

"Bahwa ada manajemen yang keliru, perbaikilah. Saya minta menteri-menteri Prabowo yang terlibat di situ, manajemennya jangan juga kita melupakan kelompok-kelompok yang sebetulnya sudah terbiasa (melakukan pengelolaan makan),” imbuh Jumhur.

Dengan begitu, ia berharap para buruh bisa dilibatkan dalam menggapai kesuksesan program ini.

“Kaum buruh sendiri siaplah (membantu). Kita biasa ngasih makan sehari tiga kali kok dengan puluhan ribu di pabrik-pabrik,” tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya