Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Said Didu:

Cuma Tukang Survei, Harta Qodari Rp261 Miliar Tanda Tanya Besar

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 04:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak sedikit publik yang tercengang dengan harta yang dimiliki Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 yang dilaporkan pada 19 Januari 2025, Qodari memiliki total kekayaan Rp261 miliar atau tepatnya Rp261.937.383.652.

Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu mengaku meragukan harta yang dimiliki Qodari. Karena ia mengenal Qodari cuma tukang survei, bukan bos perusahaan besar.


Sebagai orang yang berkecimpung di lembaga survei, LHKPN Qodari sebesar Rp261 miliar, menurut Said Didu, sangat luar biasa. 

"Mohon maaf Qodari, saya puluhan tahun di birokrasi, saya tahu pebisnis, tapi saya tidak tahu perusahaannya, kecuali tukang survei, memiliki kekayaan ratusan miliar itu tanda tanya besar," kata Said Didu dalam Podcast Madilog bersama Indra J Piliang dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu 24 September 2025.

Said Didu mengaku tahu banyak harga pembiayaan survei. Sehingga LHKPN Qodari sebesar Rp261 miliar membuatnya geleng-geleng kepala.

Qodari dikenal sebagai figur terkemuka di dunia survei dan pengamatan politik. Pada November 2006, ia mendirikan Indo Barometer (IB), sebuah lembaga riset independen, di mana ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya