Berita

Ilustrasi: Kolase logo BAIS dan BIN. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Bukan Hanya Polri, TNI Hingga BIN Juga Perlu Direformasi

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 21:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Al Washliyah, Aminullah Siagian menilai reformasi Polri penting demi menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Kendati begitu, ia menyarankan seluruh institusi hukum dan keamanan lainnya seperti Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga perlu dilakukan reformasi.

“Reformasi hukum harus dilakukan secara kolektif, menyeluruh, dan berkelanjutan. Bila memang pemerintah serius mereformasi Polri, kami memberi masukan agar lembaga penegak hukum dan lembaga keamanan negara seperti Kejaksaan, KPK, BIN, TNI dan BAIS perlu direformasi semua dan dibentuk tim khusus,” ujar Aminullah kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 23 September 2025. 


Menurut dia, semua lembaga tersebut memegang peranan vital dalam menjaga hukum, keamanan, dan keadilan di Indonesia. Ia menyebut keadilan tidak akan tegak bila reformasi dilakukan secara parsial. 

Lebih jauh, Aminullah mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo mengangkat Komjen (Purn) Ahmad Dofiri menjadi staf khusus bidang Reformasi Polri. 

Karena itu, lanjut dia, presiden juga perlu mengangkat staf khusus bidang reformasi TNI, Kejaksaan, BIN maupun BAIS TNI. 

"Jadi harus ada political will yang kuat dari negara untuk membangun sistem hukum yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada rakyat. Saya kira reformasi hankam secara menyeluruh dipandang perlu," tandasnya.  

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya