Berita

Pom Bensin Shell di Tangerang Selatan.(Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Bisnis

Curhat Pegawai SPBU Swasta: Senang Jual Kopi dan Snack daripada Dirumahkan

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 22:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU swasta menipis sejak akhir Agustus, bahkan beberapa di antaranya hanya tersisa solar. 

Kondisi itu membuat pekerja SPBU, seperti Shell, harus mencari cara agar tetap bisa bekerja. Salah satunya dengan berjualan kopi dan snack.

“Sejak akhir bulan Agustus (stok BBM) sudah mulai menipis jadi kadang-kadang kehabisan. Di SPBU saya tanggal 16 kemarin baru habis total, cuma tinggal solar aja,” ungkap salah satu pegawai SPBU swasta kepada RMOL pada Jumat, 19 September 2025.


Ia mengaku kondisi ini berdampak pada jam kerja yang berkurang drastis dan berimbas pada pendapatan bulanan. 

“Rasanya jadi nggak enak karena hari kerja jadi sedikit, gaji jadi kurang, kebutuhan jadi nggak bisa terpenuhi,” keluhnya.

Meski begitu, manajemen SPBU memberikan alternatif dengan meminta karyawan berjualan kopi dan makanan ringan di lokasi. 

“Kalau jualan kopi memang disuruh manajemen supaya ada pemasukan. Tapi nggak apa-apa, daripada kita dirumahkan semua kan,” jelasnya.

Bagi para pegawai, inisiatif itu setidaknya memberi kesempatan untuk mereka tetap bisa bekerja meski bukan untuk mengisi BBM. 

“Ya,sebenarnya nggak terlalu membantu, tapi lumayan jadi ada hari masuk kerja walaupun jualan kopi daripada nggak sama sekali,” katanya.

Menurutnya, di tengah kondisi tersebut banyak konsumen yang membeli kopi atau snack bukan hanya karena butuh, tapi untuk membantu para karyawan seperti yang tengah ramai di media sosial.

“Lumayan sih, banyak yang beli karena kasihan juga kayaknya. Makasih juga buat masyarakat yang cukup membantu dengan membeli kopi,” ujarnya.

Sementara soal kelangkaan BBM, ia menyebut banyak pelanggan menanyakan kapan pasokan akan kembali normal. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pihak swasta pemilik SPBU telah sepakat untuk membeli BBM melalui kerja sama dengan Pertamina.

Kesepakatan itu lahir setelah rapat bersama Pertamina, Vivo, dari Shell, BP dan AKR, yang digelar pada Jumat, 19 September 2025 setelah polemik stok BBM swasta kompak habis.

“Kami baru selesai rapat dengan teman-teman dari swasta dan Pertamina, menghasilkan empat hal. Yang pertama adalah mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli di kolaborasi dengan Pertamina,” kata Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, di Jakarta.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya