Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua dari kiri) berdiskusi dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kedua dari kanan) di Kantor RMOL, Jakarta Selatan, Minggu malam, 14 September 2025. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Gubernur Aceh Temui Menteri Koperasi di Jakarta

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 01:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyambangi Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kantor RMOL, Jakarta Selatan, Minggu malam, 14 September 2025. 

Dalam pertemuan tersebut, Muzakir menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap penguatan koperasi di Aceh.

Menurut dia, koperasi harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam membangun kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Aceh. Ia menekankan pentingnya penguatan koperasi sesuai dengan pilar-pilar fundamentalnya.


“Pilar koperasi menjadi kunci, baik dari sisi kelembagaan, usaha, keuangan, maupun pengawasan untuk membangun koperasi modern. Selain itu, pendidikan, swadaya, solidaritas, dan inovasi juga harus mendapat perhatian khusus, terutama bagi koperasi kredit,” ujar Mualem akrab disapa.

Ia menambahkan, dukungan Kementerian Koperasi diharapkan bisa menjadi prioritas khusus bagi Aceh, mengingat provinsi tersebut saat ini sedang beranjak memperkuat ekonomi kerakyatan. 

Dengan adanya perhatian penuh dari pemerintah pusat, Mualem optimistis Aceh dapat menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Menanggapi hal itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik langkah Pemerintah Aceh dalam memperkuat sektor koperasi. Ia menyatakan komitmen Kementerian Koperasi untuk menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami siap mendukung upaya penguatan koperasi di Aceh. Koperasi yang sehat dan modern dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” kata Ferry.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki program strategis antara Kementerian Koperasi dan Pemerintah Aceh. 

Di akhir pertemuan, Mualem menegaskan bahwa pemerintahannya akan berupaya memastikan koperasi di Aceh tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya