Berita

Relawan NU terjun menangani dampak banjir. (Foto: LPBINU Bali)

Nusantara

NU Peduli Bali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 07:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

NU Peduli Kota Denpasar Provinsi Bali melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim (LPBI) NU Denpasar bergerak cepat membantu masyarakat yang terkena dampak banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Denpasar.
 
"Kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak adalah makanan siap saji, pakaian layak pakai, dan air bersih," ujar Ketua LPBINU Denpasar, Purwito, lewat keterangan resminya seperti dikutip redaksi, Minggu, 14 September 2025.

NU Peduli Kota Denpasar yang berada di bawah naungan PCNU Kota Denpasar juga menerima sumbangan dari warga yang ingin berpartisipasi. 


"Kegiatan kemanusiaan yang dikawal langsung oleh LPBI NU Denpasar akan terus berlanjut hingga keadaan benar-benar dirasa pulih," sambung Ketua PCNU Kota Denpasar, H Suryadi. 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa ruas jalan masih lumpuh akibat lumpur dan sampah dari luapan air sungai. 

Ketua LPBINU Bali Saiful mengatakan bahwa banjir terjadi di 144 titik, tanah longsor di 27 titik, dan pohon tumbang di 19 titik. Titik banjir paling banyak ada di Kota Denpasar dengan total 81 titik. 

Bangunan yang rusak akibat bencana banjir, di antaranya pasar dan rumah ibadah. Sementara fasilitas umum yang tidak terdampak dijadikan pos pengungsian sementara. 

“Seperti sekolah, balai desa, musala dan banjar dimanfaatkan sebagai pos pengungsian sementara,” katanya. 

Saiful mengimbau warga Bali dan sekitarnya untuk tetap siaga menghadapi kondisi cuaca saat ini, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

“Kami mengimbau jangan buang sampah sembarangan apalagi buang sampah ke sungai,” pungkasnya.   



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya