Berita

Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Setpres)

Politik

Komunikasi Menkeu Jangan jadi Beban Baru Presiden

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 12:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai komunikasi politik Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, berpotensi menjadi beban baru bagi Presiden Prabowo Subianto bila tidak hati-hati.

“Mestinya komunikasi politik yang selama ini negatif menimbulkan kontroversi dan amarah publik tak terulang lagi. Terutama bagi menteri yang baru dilantik oleh presiden,” tegas Adi lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 11 September 2025.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengingatkan, model komunikasi seorang menteri semestinya meredam kegaduhan, bukan justru memicu kritik dan kekecewaan.
 

 
“Jangan sampai menteri itu dalam model komunikasinya justru menimbulkan kegaduhan yang artinya menjadi beban kepada presiden, menjadi beban kepada pemerintah,” imbuhnya.

Adi menilai wajar jika publik menilai Purbaya tidak simpatik usai komentarnya soal 17+8 tuntutan rakyat. Dalam pernyataan perdananya usai dilantik, Purbaya menilai munculnya tuntutan 17+8 hanya disuarakan sebagian kecil rakyat yang merasa hidupnya terganggu.

“Ketika mengatakan bahwa tuntutan rakyat itu hanya sebagian kecil dari rakyat dan yang protes itu mungkin karena terganggu kehidupannya karena susah, wajar kalau kemudian banyak pihak yang geram dan marah,” jelasnya.

Adi menggarisbawahi, jika pola komunikasi ini tidak diperbaiki, bukan hanya Purbaya yang akan kehilangan simpati publik, tetapi juga bisa menambah beban politik bagi pemerintah.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya