Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Telepon Emir Qatar, Tegaskan Solidaritas Indonesia usai Serangan Israel

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto, menghubungi Emir Qatar, Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, melalui sambungan telepon pada Rabu malam, 10 September 2025. 

Panggilan itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas Indonesia setelah serangan Israel mengguncang ibu kota Qatar, Doha, sehari sebelumnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, dalam percakapan telepon tersebut Presiden Prabowo menanyakan secara langsung kondisi terkini di Qatar serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan otoritas setempat.


“Dalam perbincangan ini, Presiden Prabowo menanyakan kondisi terkini di Qatar pascaserangan Israel ke Doha, Qatar, pada 9 September 2025,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan sikap konsisten Indonesia yang selalu menjunjung tinggi kedaulatan negara sahabat dan mendorong perdamaian kawasan.

“Indonesia menegaskan kembali solidaritasnya terhadap Pemerintah dan rakyat Qatar, serta menekankan komitmennya untuk mendukung semua upaya diplomatis demi tercapainya penyelesaian yang adil, komprehensif, dan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah di bawah Solusi Dua-Negara,” papar Seskab.

Teddy menjelaskan bahwa Indonesia memandang serangan Israel sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, termasuk Piagam PBB, sekaligus pelanggaran nyata atas kedaulatan Qatar. 

Tindakan tersebut bukan hanya membahayakan keamanan Qatar, tetapi juga berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah.

“Serangan ini juga berisiko mengeskalasi dan memperluas konflik di kawasan,” tegasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya