Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Airlangga Pastikan Stabilitas Ekonomi Tak Terganggu Pergantian Menkeu

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 14:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pergantian Menteri Keuangan tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. 

Hal ini disampaikan Airlangga dalam sebuah pernyataan di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip redaksi hari Rabu, 10 September 2025.

Pasca pelantikan Menteri Keuangan baru, rupiah sempat melemah dan IHSG mengalami penurunan. Namun Airlangga menilai kondisi tersebut bersifat sementara.


“Ini kan temporary,” ujar Airlangga.

Saat ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kembali normal, Airlangga menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.

“Kita lihat situasi yang berkembang, tetapi kita juga harus jaga bahwa fundamental Indonesia kan kuat. Jadi tentu kita lihat lagi nanti ke depannya,” jelasnya.

Airlangga juga menegaskan bahwa pergantian Menkeu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

“Saya rasa itu kan prerogatif Pak Presiden. Jadi tadi juga ditegaskan bahwa seluruhnya kan bekerja untuk merah putih. Jadi tidak ada kekhawatiran,” tegasnya.

Menurut Airlangga, gejolak pasar lebih dipicu sentimen ketimbang persoalan fundamental.

“Pertama fundamental kuat, berarti ini kan masalahnya sentimen. Jadi kalau masalah sentimen itu tentu kita lihat dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah tentu ini akan berbalik. Ini mirip pada saat Danantara di-launch, kan turun sebentar kemudian naik lagi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah selalu optimis perekonomian Indonesia akan terus membaik.

“Pemerintah selalu optimis,” ujarnya.

Sementara terkait kebijakan fiskal, Airlangga memastikan program insentif yang ada tetap berlanjut, tanpa ada rencana baru dalam waktu dekat.

“Sementara semua yang ada dilanjutkan,” jelasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya