Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Naik Lagi

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melambung setelah rilis data tenaga kerja Amerika yang melemah. 

Data ketenagakerjaan Amerika, pada Jumat pekan lalu, menunjukkan perlambatan tajam pertumbuhan lapangan kerja pada Agustus. Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan September mencapai 88 persen, dengan peluang 12 persen untuk pemotongan lebih agresif sebesar 50 basis poin.

Suku bunga yang lebih rendah akan menurunkan opportunity cost emas sehingga mendorong permintaan.


Sepanjang tahun ini, harga emas meroket 37 persen setelah mencatatkan lonjakan 27 persen pada 2024. Tren ini ditopang oleh pelemahan Dolar AS, akumulasi pembelian emas oleh bank sentral, kebijakan moneter yang lebih longgar, serta meningkatnya ketidakpastian global.

Dikutip dari Reuters, emas spot melonjak 1,3 persen menjadi 3.634,25 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di 3.646,29 Dolar AS. 

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember ditutup menguat 0,7 persen menjadi 3.677,40 Dolar AS per ons.

Investor kini menanti data harga produsen AS yang dirilis Rabu dan data harga konsumen, sehari berselang, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut arah kebijakan moneter the Fed.

Jika data ekonomi AS terus melemah, momentum bullish emas kemungkinan berlanjut seiring penurunan dolar dan imbal hasil obligasi. Sebaliknya, jika data menunjukkan ketahanan tak terduga, harga emas bisa terkoreksi dari level tinggi saat ini, menurut analis.

Harga logam lainnya juga menguat. Perak spot naik 0,8 persen menjadi 41,29 Dolar AS per ons, menyentuh level tertinggi sejak September 2011. 

Platinum menguat 0,6 persen menjadi 1.381,49 Dolar AS. Paladium melesat 2,1 persen menjadi 1.132,87 Dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya