Berita

Pangeran Edward, Duke of Kent, dan Katharine, Duchess of Kent, saat menghadiri Perjamuan Kenegaraan yang diadakan oleh Mantan Presiden Polandia Lech Walesa untuk menghormati Ratu pada tanggal 25 April 1991 di London (Foto: 9News)

Dunia

Bendera di Istana Buckingham Diturunkan Setengah Tiang

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bendera di Kerajaan Inggris, termasuk Istana Buckingham, saat ini diturunkan menjadi setengah tiang. Keluarga kerajaan sedang sangat berduka cita atas kepergian  Duchess of Kent. 

Dalam pernyataan resmi pada Jumat 5 September 2025 waktu setempat,  kerajaan mengumumkan wafatnya Katharine, Duchess of Kent, Istri Pangeran Edward, pada 4 September 2025.

"Dengan duka yang mendalam, Istana Buckingham mengumumkan wafatnya Yang Mulia Duchess of Kent. Yang Mulia meninggal dunia dengan tenang di Istana Kensington, dikelilingi oleh keluarganya," isi pernyataan Kerajaan.


Katharine, Duchess of Kent, adalah salah satu anggota keluarga kerajaan yang mungkin sangat jarang terdengar. Istri Pangeran Edward dari Kerajaan Inggris ini meninggal dunia  dalam usia 92 tahun.

Pangeran Edward, Adipati Kent, merupakan sepupu Ratu Elizabeth II. 

“Yang Mulia meninggal dengan tenang, dikelilingi keluarga tercinta," lanjut pernyataan itu.

"Raja dan Ratu serta seluruh Anggota Keluarga Kerajaan turut berduka cita atas kepergian Duke of Kent, anak-anak, dan cucu-cucunya, serta mengenang dengan penuh kasih dedikasi Duchess seumur hidup kepada semua organisasi yang pernah diikutinya, kecintaannya pada musik, dan empatinya terhadap kaum muda," sambungnya.

Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa pemakaman akan digelar dalam beberapa minggu mendatang di Katedral Westminster. Berbeda dengan tradisi sebelumnya, upacara ini diperkirakan akan menjadi pemakaman Katolik pertama untuk seorang anggota keluarga kerajaan dalam sejarah Inggris modern.

Raja Charles dan Ratu Camilla diperkirakan akan hadir bersama para bangsawan senior lainnya.

Meski jadwal dan detailnya belum diumumkan secara resmi, Kardinal Vincent Nichols, Uskup Agung Westminster, disebut-sebut akan memimpin upacara tersebut.

Sebagai penganut setia Katolik Roma, sang Duchess menjadi anggota keluarga kerajaan pertama yang berpindah agama ke Katolik dalam lebih dari 300 tahun terakhir. Karena itu, ia diperkirakan akan menjalani pemakaman dengan tata cara Katolik.

Katharine, saat berpindah agama,  menyebut langkahnya ini sebagai “keputusan pribadi yang sudah lama dipikirkan”. 

Bangsawan kelahiran Yorkshire tersebut resmi diterima masuk ke Gereja Katolik Roma pada Januari 1994 melalui sebuah upacara di Katedral Westminster yang dipimpin Kardinal Hume. Saat itu, suami dan anak-anaknya turut hadir mendampingi.

Semasa hidupnya, Katharine termasuk anggota keluarga kerajaan yang kerap hadir di acara Wimbledon untuk menyerahkan trofi kepada para juara. 

Salah satu momen terkenalnya adalah ketika ia memeluk petenis Jana Novotna yang menangis usai kalah dari Steffi Graf pada final Wimbledon 1993.

Namun, sejak 2002, Duchess of Kent memilih pensiun dari kehidupan kerajaan. Ia lebih senang dikenal sebagai “Nyonya Kent” dan mengabdikan diri sebagai guru musik di sekolah umum di Hull selama lebih dari satu dekade.

Seorang pianis, organis, dan penyanyi berbakat, Katharine juga mendirikan lembaga amal Future Talent untuk membantu musisi muda dan menyediakan instrumen bagi mereka. 

Ia juga menjadi bangsawan Inggris pertama dalam lebih dari 300 tahun yang berpindah agama menjadi Katolik, serta aktif sebagai relawan di organisasi pencegahan bunuh diri Samaritans.

Raja Charles III dan keluarga kerajaan menyampaikan duka cita mendalam. Dalam pernyataan resminya, mereka mengenang “dedikasi seumur hidup Duchess kepada organisasi yang ia dukung, kecintaannya pada musik, serta empatinya terhadap generasi muda.”

Duchess of Kent lahir pada 22 Februari 1933 sebagai putri tunggal Kolonel Sir William Worsley dan Lady Worsley. Ia meninggalkan suaminya, Pangeran Edward, serta tiga anak, yaitu George, Earl of St Andrews, Lady Helen Windsor, dan Lord Nicholas Windsor.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya