Berita

Nadiem Makarim dan Joko Widodo (Foto: Biro Setpres)

Politik

Kejagung Juga Perlu Periksa Jokowi atas Kasus Nadiem Makarim

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kejaksaan Agung perlu memeriksa Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi atas kasus dugaan korupsi yang membelit mantan Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah berpendapat Nadiem Makarim merupakan anak buah Jokowi maka sepatutnya Jokowi juga perlu diperiksa atas dugaan mark up pengadaan chromebook.

"Sekurangnya Jokowi perlu dimintai keterangan," ucap Dedi kepada RMOL, Jumat, 5 September 2025.


Menurutnya, Jokowi bukan tidak mungkin terlibat dalam proses pengadaan chromebook ketika Nadiem menjadi anak buahnya kala itu.

Oleh karenanya, Kejagung perlu memanggil Jokowi dan memeriksanya untuk menggali informasi tentang proyek triliunan rupiah itu.

"Karena bisa saja terlibat dalam unsur kelalaian pengawasan terhadap anak buah, dan itu seharusnya turut serta diusut," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya