Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Seskab: Prabowo Delapan Jam di Tiongkok, Malam Ini Pulang

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 20:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Tiongkok hanya berlangsung kurang dari delapan jam. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Rabu, 3 September 2025.

Teddy menjelaskan bahwa kehadiran Kepala Negara di Beijing merupakan bentuk penghormatan terhadap undangan Presiden  Tiongkok Xi Jinping untuk menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok.


"Hari ini, hanya dalam waktu kurang dari 8 jam, Presiden Prabowo Subianto berada di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, dalam rangka memenuhi undangan khusus dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk menghadiri rangkaian acara Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok," tulis Teddy.

Lebih lanjut, Teddy mengungkapkan sebenarnya Prabowo telah diundang untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) sejak 31 Agustus lalu. 

Namun, Prabowo memutuskan menunda keberangkatan karena mempertimbangkan dinamika situasi di dalam negeri.

Dalam parade militer yang digelar di Beijing hari ini, Teddy menuturkan, hadir sebanyak 26 pemimpin dunia setingkat kepala negara maupun kepala pemerintahan. 

Indonesia, kata Teddy, mendapatkan kehormatan khusus untuk menempati kursi utama bersama tuan rumah.

Dalam sesi foto bersama, Presiden RI terlihat berdiri berjajar dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Xi Jinping, Istri Xi Peng Liyuan, dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Setelah menghadiri seluruh rangkaian acara, Presiden Prabowo langsung dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Rabu malam.

“Jadi, dalam waktu kurang dari satu hari meninggalkan Indonesia, Presiden sudah akan berada di Jakarta kembali, malam ini,” jelas Teddy.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya