Berita

Lalu lintas di Jalan H Bokir bin Dji'un usai titik pit galian di ruas jalan ditutup dan dipadatkan kembali. (Foto: Dokumentasi PAM Jaya)

Nusantara

Lalu Lintas Jatiwaringin-Hek Mulai Normal Usai Galian PAM Ditutup

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 05:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PAM JAYA mempercepat penyelesaian pekerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir untuk menghadirkan layanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta. 
 
Saat ini, beberapa titik pit galian di ruas jalan Jatiwaringin-Hek Kramat Jati telah ditutup dan dipadatkan kembali. Sejumlah lokasi tersebut kini dalam tahap pemantauan kondisi tanah, untuk memastikan area benar-benar aman sebelum nantinya dirapikan seperti semula. 

"Kami memahami bahwa pekerjaan g alian menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan," kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin  melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025.
 

 
Adapun titik-titik yang sudah ditutup dan dipadatkan yaitu depan Dimsum Bole Kaka Jatiwaringin, depan Masjid Nurul Ikhsan (putaran Mall Pondok Gede), depan Kantor Satuan Konstruksi TNI AU, depan Monumen Lubang Buaya, depan Kantor Pegadaian (belokan menanjak), depan akses masuk Halim Dirgantara dan Jalan H Bokir bin Dji'un atau lampu merah Hek Kramat Jati. 
 
Dengan penutupan dan pemadatan kembali, kondisi lalu lintas di sekitar beberapa lokasi galian tersebut kini berangsur kondusif dan tidak lagi menimbulkan kemacetan.  
 
Adapun pihak PAM Jaya berterima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung.

"Kami akan terus berupaya maksimal agar seluruh pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik, aman serta memberikan manfaat besar bagi warga Jakarta," pungkas Arief.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya