Berita

Aparat gabungan menghalau pendemo di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Kehutanan, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Politik

Mahfud MD: Demo 25 Agustus Organik Tanpa Didalangi

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai aksi demonstrasi pada 25 Agustus lalu terjadi secara organik tanpa ada dalang tertentu. 

Menurutnya, kerumunan massa itu muncul spontan setelah ajakan di media sosial, bukan hasil konsolidasi kelompok tertentu.

“Jujur, demonstrasi tanggal 25 kemarin itu menurut saya tidak ada dalangnya. Itu organik karena sampai tanggal 24 ketika saya ditanya saya mengatakan nggak bakal ini ada demo,” ujar Mahfud lewat kanal YouTube miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.


Menurut Mahfud, berbeda dengan pola demonstrasi terorganisir, aksi 25 Agustus lebih mirip ajakan spontan di media sosial.

 “Kalau ini kan hanya sekedar dilemparkan lewat TikTok lah ya. Yuk ke sini. Kalau dicari, siapa pengundangnya? siapa penanggung jawabnya? di mana konsolidasinya? kan biasanya sudah dipetakan. Nah ini nggak ada. Jadi ini rame di medsos,” kata Mahfud.

Eks  Hakim Mahkamah Konstitusi itu pun mengingatkan pemerintah agar tidak selalu mencari-cari dalang setiap kali ada aksi massa. 

“Jadi hati-hati pemerintah ini. Jangan selalu bilang ada dalangnya. Substansinya aja lah," ungkapnya.

Menanggapi rencana aksi buruh pada 28 Agustus, Mahfud berharap pemerintah menjadikannya momentum untuk menyerap aspirasi. Ia menilai langkah itu lebih baik daripada terjebak dalam konflik berkepanjangan.

“Nah buruh ini saya dengar sudah ada deal bahwa demonya damai dan sebagainya. Nah ini jadikan momentum pemerintah sekarang menyerap aspirasi masyarakat dan buruh,” tegas Mahfud.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

IShowSpeed Bertemu BTS di Belakang Panggung Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Baru Dua Pekan Beroperasi, PT DSI Kelola Devisa Rp188 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Ganti Presiden Belum Tentu Ubah Keadaan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:11

Teknologi Terkini Diandalkan untuk Deteksi Dini Kerusakan Hutan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:02

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Perkuat Pertahanan Maritim RI

Senin, 20 Juli 2026 | 17:53

Milenial Mendominasi Daftar Pemilih 2029

Senin, 20 Juli 2026 | 17:45

PKB Dukung Penuh Arah Baru Ekonomi Gagasan Prabowo

Senin, 20 Juli 2026 | 17:44

Prabowo Heran MBG Diserang, Sementara Kebocoran Negara Justru Didiamkan

Senin, 20 Juli 2026 | 17:37

Hibah Kapal Induk Italia Tak Boleh Jadi Beban Negara

Senin, 20 Juli 2026 | 17:34

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap Usai Nobar Pildun di Rumah Dinas

Senin, 20 Juli 2026 | 17:21

Selengkapnya