Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kementerian Agama)

Nusantara

Menag Pastikan Menu dan Nampan MBG Terjamin Halal

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebuah kabar menghebohkan datang dari Tiongkok. Investigasi Indonesia Business Post menyebut, produksi nampan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diekspor dari Chaosan, Guangdong, diduga menggunakan campuran minyak babi dalam proses pengepresannya. 

Campuran minyak itu dipakai untuk mengurangi risiko baret pada material nampan. Dalam ajaran Islam, proses pembersihan dari zat babi tidak bisa dilakukan sembarangan. 

Isu ini pun membuat publik resah, mengingat nampan tersebut digunakan dalam program makanan yang disalurkan pemerintah.


Menanggapi isu tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa nampan dan makanan dalam program MBG sepenuhnya sudah diverifikasi halal.

"Insyaallah kami yang proaktif untuk menekankan aspek kehalalan semua makanan. Jadi insyaallah seluruh makanan yang dipakai di seluruh Indonesia itu terjamin kehalalannya," kata Nasaruddin saat meninjau MBG di MTsN 6 Jakarta, Kramat Jati, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ia menambahkan, pemerintah aktif berkoordinasi dengan perusahaan pemasok agar hanya menyediakan bahan pangan halal dan bergizi.

"Kami mengikuti perkembangan dan insyaallah pimpinan di perusahaan-perusahaan juga sudah diwanti-wanti ya untuk memberikan makanan yang halal dan bergizi terhadap anak-anak kita," tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya