Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono saat memimpin Rapat Koordinasi Operasionalisasi dan Pengembangan Gerai Sembako Kopdes Merah Putih bersama para Produsen Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta. (Foto: Humas Kemenkop)

Bisnis

Kolaborasi BUMN-Swasta Perkuat Ekosistem Kopdes Merah Putih

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga swasta khususnya produsen pangan menyatakan dukungannya dalam pengoperasian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih melalui penambahan kegiatan usaha dengan menyuplai produk-produk unggulannya.

Adanya jaminan pasokan komoditas atau produk dari BUMN dan swasta tersebut diharapkan kegiatan operasional dari Kopdes Merah Putih dapat terus berlanjut dan akses masyarakat terhadap komoditas utama dapat lebih mudah dan harga lebih terjangkau. Keterlibatan BUMN dan swasta terutama para produsen di sektor pangan akan semakin menyempurnakan ekosistem bisnis Kopdes/ Kel Merah Putih.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono saat memimpin Rapat Koordinasi Operasionalisasi dan Pengembangan Gerai Sembako Kopdes Merah Putih bersama para Produsen Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.


"Harapan Pak Presiden yaitu barang-barang (produk dasar) bisa dijual ke masyarakat melalui Koperasi dengan harga yang lebih terjangkau, oleh sebab itu peluang ini bisa diisi oleh BUMN atau swasta melalui gerai-gerai yang ada di Kopdes Merah Putih," kata Ferry Juliantono.
 
Hingga 25 Agustus 2025 terdapat 7.905 gerai koperasi aktif dari 6.337 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah memiliki minimal satu unit usaha/ gerai yang siap disinergikan dengan BUMN atau swasta dalam hal penyediaan atau pengadaan produk serta komoditas pangan untuk diperjualbelikan melalui Kopdes Merah Putih. 

Adapun secara nasional pada Agustus-September 2025 sebanyak 15.000-25.000 unit Kopdes Merah Putih sudah dapat beroperasi.  

Dalam arahannya, Wamenkop menegaskan bahwa gerai usaha dari Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi tempat jual beli sembako saja, melainkan dapat berfungsi sebagai kantor pusat layanan publik di desa. 

Salah satu target prioritas dari Kopdes Merah Putih yaitu dapat menjadi pusat penyaluran program pemerintah ataupun barang-barang yang disubsidi oleh negara seperti gas LPG 3 Kg, Pupuk Bersubdisi, Beras untuk masyarakat miskin dan lainnya hingga penyaluran bantuan sosial lainnya. Beberapa komoditi seperti benih, produk ayam olahan,teh, singkong, dan gula juga dapat menambah kegiatan usaha Kopdes/Kel Merah Putih.

“Fungsi Kopdes ini bisa menjadi ganda yaitu menjual barang, menyalurkan program pemerintah pusat, sekaligus berperan sebagai gudang dengan fasilitas dryer, cold storage, dan titik serah barang subsidi. Bahkan termasuk menampung hasil produksi pertanian dan kerajinan makanan lokal,” jelasnya.

Wamenkop menekankan ekosistem Kopdes Merah Putih sangat terbuka bagi seluruh pihak baik BUMN atau Swasta untuk melakukan kemitraan atau kerjasama secara business to business (BtoB). 

Terkait dengan keterlibatan BUMN sebagai produsen produk-produk yang disubsidi, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi agen atau sub distributor sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih bagi masyarakat maupun UMKM yang ada di desa.

“Kita tidak ingin Kopdes ini justru menciptakan persaingan dengan warung UMKM. Justru posisinya bisa menjadi agen sub distributor, sehingga membantu memperkuat jaringan distribusi,” katanya.

Dengan keterlibatan BUMN, swasta, dan asosiasi petani dan stakeholder lainnya, Wamenkop Ferry optimistis keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih ini akan memperpendek rantai pasok dan menekan biaya logistik. 

Rantai distribusi yang lebih sederhana diharapkan mampu menghadirkan barang subsidi tepat sasaran, sesuai harga ketentuan, dan tersedia sesuai kebutuhan masyarakat desa. Sehingga Wamenkop Ferry mengapresiasi komitmen dari BUMN, swasta, asosiasi dan stakeholder lainnya dalam upaya memaksimalkan proses operasi dari Kopdes Merah Putih.

“Kolaborasi ini sangat penting. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi bapak-ibu semua untuk berpartisipasi membangun ekosistem Kopdes Merah Putih yang lebih baik," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya