Berita

Tersangka korupsi penyaluran bansos Edi Suhartono. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Tersangka Edi Suharto: Saya Difitnah dan Dikorbankan

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 05:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tersangka korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) Edi Suhartono mengaku menjadi korban fitnah Juliari Peter Batubara.

Edi pernah menjabat Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, dan staf ahli menteri bidang perubahan dan dinamika sosial saat Juliari menjabat Menteri Sosial.

"Saya diperintahkan Menteri Sosial Juliari Batubara untuk melaksanakan program bantuan sosial beras tahun 2020. Jadi yang bertanggung jawab terhadap program ini adalah Menteri Sosial Juliari Batubara. Saya difitnah dan dikorbankan," kata Edi Suharto di Gedung KPK, Jakarta, Senin malam, 25 Agustus 2025.


Edi Suharto menyampaikan itu usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Pengakuan Edi Suharto dikuatkan pengacaranya Faizal Hafid. Dia menyebut sebagai bawahan kliennya secara organisatoris wajib menjalankan tugas yang diterima dari menteri.

"Beliau menyampaikan bahwa dia hanya menjalankan perintah pimpinannya. Nah, beliau saat ini merasa difitnah, dikambinghitamkan," kata Faizal.

Faizal memastikan kliennya sudah menyerahkan data dan informasi tambahan ke KPK untuk memperjelas perkara.

Di sisi lain, pihak KPK menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Edi Suharto bertujuan untuk mendalami dugaan adanya penggelembungan harga beras yang akan digunakan untuk bansos.

"Kita dalam bansos ini yang sedang kita dalami adalah adanya perbedaan harga, selisih harga, dan lain-lain. Sehingga kita juga ingin mengetahui sebetulnya dari dirjen di Kementerian Sosial, berapa sih patokan harganya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Kasus yang menjerat Edi Suhartono merupakan hasil pengembangan perkara bansos yang menjerat Juliari Batubara. Selain Edi, KPK menetapkan sebagai tersanka Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudi Tanoe, komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Kanisius Jerry dari PT Dosni Roha Indonesia.

Lalu dua perusahaan tersebut sebagai tersangka korporasi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya