Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Danantara Jalankan Perintah Presiden Pangkas Komisaris BUMN

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 00:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Danantara Indonesia tengah melakukan efisiensi besar-besaran di internal Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya dengan memangkas jumlah komisaris di beberapa perusahaan pelat merah.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sudah dijalankan (pemangkasan). Perbankan contohnya ada (dari) 12-13 sekarang sudah 5. Jadi sudah kita jalankan,” kata Rosan usai rapat dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen pada Selasa, 19 Agustus 2025. 


Ia menjelaskan, pemangkasan ini juga bertujuan untuk memperbaiki tata kelola perusahaan milik negara.

“Ya, pokoknya kita sedang berjalan sesuai arahan bapak presiden. Kita evaluasi semua secara menyeluruh,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Danantara juga memastikan kebijakan penghapusan tantiem bagi jajaran komisaris dan direksi BUMN sudah diberlakukan. Tantiem yang selama ini menjadi bagian dari keuntungan perusahaan bagi direksi maupun komisaris resmi dihapus.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara agar komisaris BUMN dikurangi. Maksimal komisaris jumlahnya 6. 

"Kalau bisa, cukup 4 atau 5, dan saya hilangkan tantiem," kata dia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya