Berita

Sekjen PKN Sri Mulyono (ketiga dari kanan) bersama kader partai menggelar kegiatan penanaman mangrove di Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 19 Agustus 2025. (Foto: dokumentasi PKN)

Politik

Cara Beda Anas Urbaningrum Cs Rayakan Kemerdekaan Indonesia

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 20:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) punya cara sendiri merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Repulik Indonesia. Partai yang dipimpin Anas Urbaningrum ini menggelar kegiatan penanaman mangrove di Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 19 Agustus 2025.

Kegiatan ini memperlihatkan komitmen PKN untuk melindungi keanekaragaman hayati melalui tindakan nyata dengan menanam Mangrove, dan bagian dari upaya berkelanjutan melindungi ekosistem pesisir.

“Agar alam tetap terjaga, dan generasi mendatang masih bisa menikmati bumi yang sehat,” ujar Sekretaris Jenderal PKN, Sri Mulyono, mengutip pesan Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum.


Dalam peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini PKN mengangkat tema “Menanam Mangrove untuk Indonesia Hijau Lestari”. 

“Pesannya jelas, hendaknya semua elemen menjaga kelestarian lingkungan Indonesia. Jika alam hijau lestari maka bumi Nusantara akan selamat dari climate change yang menjadi ancaman global. Selain itu, hutan mangrove juga dapat menjadi pusat ekonomi warga sekitar,” ujar pria yang biasa disapa Pak Sri ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKN PIMDA Banten, Soegiarto Santoso, menyampaikan bahwa PKN berkomitmen melestarikan Mangrove di pesisir sebagai bagian dari dukungan pemerintah dalam mewujudkan Lingkungan Hijau Lestari.

“Di antaranya dalam rangka menghijaukan dan menahan abrasi air laut. Salah satunya adalah menanam Mangrove, agar mengurangi abrasi juga menambah penghijauan di pesisir,” jelas Soegiarto.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya