Berita

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Golkar Terbuka Setya Novanto Aktif Lagi

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 15:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar menghormati keputusan pemerintah terhadap mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov yang dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Bandung, pada Sabtu  16 Agustus 2025.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan bahwa Setya Novanto hingga saat ini masih menjadi bagian dari keluarga besar Partai Golkar. 

Sebab, Setnov tidak pernah menyatakan keluar dari partai, begitupun sebaiknya, partai tidak pernah mengeluarkan Setnov dari keanggotaan partai beringin. 


“Dia kemarin ditetapkan bebas bersyarat ya kami bersyukur, artinya ada kader kami yang memang sudah selesai menjalani proses hukum,” ujar Doli kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 19 Agustus 2025.

Apalagi, kata Doli, pembebasan bersyarat Setnov tersebut sudah melalui beberapa syarat. Misalnya, Setnov dianggap sudah menjalani 2/3 masa hukuman, berkelakuan baik, mengikuti program-program pembinaan hukum dan segala macam. 

“Jadi, secara prosedur peraturan perundangan semuanya memenuhi syarat. Ya hukum kita berlakunya seperti itu ya kita hormati keputusan yang dikeluarkan pemerintah terhadap itu,” kata Anggota DPR RI Fraksi Golkar ini. 

Mengenai apakah nantinya Setnov bakal aktif lagi di Partai Golkar, Doli menyerahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan. Namun yang pasti, kata dia, Partai Golkar tetap terbuka jika mantan Ketua DPR RI itu ingin kembali ke Partai Golkar. 

“Kalau mau aktif di Golkar ya kami kan enggak pernah menolak siapa-siapa untuk bisa untuk aktif, apalagi kader,” kata Doli. 

Terlebih, masih kata Doli, Setnov sudah pernah mencapai jabatan tertinggi sebagai Ketua Umum Partai Golkar. 

“Jadi kalaupun misalnya mau aktif lagi, pertanyaannya mau aktif di mana? kalau mau aktif di partainya kita dengan tangan terbuka silakan saja selama yang bersangkutan mau aktif di partai,” kata Doli. 

“Nah kalaupun kita Pak Novanto bersedia aktif lagi ya tentu kita tempatkan yang sesuai dengan posisi dirinya yang sekarang kah, dari sisi pengalaman, dari sisi senioritas dan segala macam seperti itu,” imbuhnya.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya