Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Airlangga Pamer Capaian Pemerintahan Prabowo, Kemiskinan Ekstrem Turun

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 13:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia mencatat sederet capaian ekonomi positif dalam 10 bulan pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memamerkan ekonomi berhasil tumbuh 5,13 persen pada kuartal II-2025 dan ditopang inflasi yang terkendali di level 2,37 persen pada Juli 2025. 

Bertepatan dengan upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Airlangga mengatakan kemerdekaan saat ini harus diisi dengan kerja nyata, khususnya dalam menjaga ketahanan ekonomi bangsa.


“Jika dahulu kemerdekaan dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan fisik, kini maknanya jauh lebih luas dan mendalam. Tugas kita sebagai generasi saat ini mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan perekonomian bangsa,” kata Airlangga di Graha Sawala, Kemenko Perekonomian, dikutip Senin 18 Agustus 2025.

Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin membaik, terlihat dari perbaikan indikator ketenagakerjaan dan penurunan tingkat kemiskinan. 

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 4,91 persen pada Februari 2024 menjadi 4,76 persen pada Februari 2025, sekaligus mencatatkan angka terendah sejak tahun 1998,” imbuhnya.

Sementara tingkat kemiskinan menurun ke 8,47 persen per Maret 2025, dengan kemiskinan ekstrem ditekan hingga 0,85 persen. 

“Dalam semester pertama tahun 2025, juga telah berhasil menambah 1,2 juta lapangan pekerjaan baru,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global masih terjaga. 

“Hal ini tercermin dari capaian surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung secara konsisten selama lebih dari lima tahun atau 62 bulan berturut-turut,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya