Berita

Muryanto Amin. (Foto: Instagram @musyantoamin)

Nusantara

Kornas:

Nonaktifkan Muryanto Amin sebagai Rektor USU

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 03:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Pendidikan Tinggi Sains Teknologi (Mendiktisaintek) diminta untuk memberhentikan sementara Muryanto Amin (Muri) dari jabatan rektor Universitas Sumatera Utara (USU). Muri perlu dinonaktifkan agar bisa fokus menghadapi kasus dugaan korupsi proyek jalan.

"Perlu segera mengangkat Plt Rektor USU demi kelancaran operasional USU, dan memberi kesempatan kepada Muri agar fokus menghadapi kasus korupsi yang menyeret namanya," ujar Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas) Sutrisno Pangaribuan dalam pesan elektroniknya kepada RMOL di Jakarta, Jumat malam, 15 Agustus 2025.

Kemarin, Muri diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama 12 orang saksi lainnya. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padangsidimpuan.


Menurutnya Sutrisno, pemanggilan dan pemeriksaan Muri sangat memalukan. Sepanjang USU berdiri belum pernah ada rektor USU yang dipanggil dan diperiksa KPK berkaitan dengan kasus korupsi di luar USU.

"Muri tidak dibenarkan menggunakan fasilitas seperti kendaraan dinas dan akomodasi dari dana operasional rektor USU selama diperiksa oleh KPK. Segala biaya yang timbul akibat pemeriksaan harus ditanggung sendiri oleh Muri maupun oleh KPK," tukas Sutrisno Pangaribuan.

Alumni USU ini menyebut pemanggilan Muri sudah tepat karena memiliki kedekatan dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution. Muri merupakan sahabat sekaligus konsultan politik Bobby.

"Sejumlah proyek kerja sama USU dengan Pemko Medan saat dipimpin Bobby juga dapat dijadikan alasan memanggil Muri. Pembangunan kolam retensi di depan biro rektor USU dan galery UMKM adalah proyek kerjasama Bobby dan Muri," tutur Sutrisno.

Kasus korupsi proyek jalan nasional dan provinsi di Sumut memasuki babak baru. Pasca operasi tangkap tangan dan penetapan tersangka oleh KPK pada 26-28 Juni 2025 terhadap Topan Obaja Putra Ginting, KPK terus memanggil dan memeriksa sejumlah nama yang “sering sama” dengan Bobby Nasution.

Semula hanya tersangka Topan yang dikenal sebagai 'anak emas', 'bestie', atau 'ketua kelas' di ring satu Bobby yang ditangkap. Namun KPK juga telah memeriksa teman dekat Bobby seperti mantan Bupati Mandailing Natal Muhammad Jafar Sukhairi Nasution, mantan Sekda, Pj. Walikota, dan Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, mantan Kapolres Tapanuli Selatan, Kabag Rorena Polda Sumut AKBP Yasir Ahmadi, dan yang terbaru Rektor USU Muryanto Amin yang juga konsultan politik Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Terkait kasus ini KPK telah ditetapkan lima orang tersangka. mereka adalah Kadis PUPR Provinsi Sumut Topan Ginting, Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut Rasuli Efendi Siregar, PPK Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto, serta dua orang swasta atas nama Akhirun Pilang dan Rayhan Dulasmi Piliang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya