Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto; TV Parlemen)

Politik

Prabowo Akui Perilaku Korup Merajalela di BUMN dan Institusi Pemerintah

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 13:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan mengakui adanya perilaku korupsi yang mengakar di berbagai lini pemerintahan, termasuk di badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Dalam pidatonya di hadapan wakil rakyat pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Prabowo menegaskan bahwa pengawasan dan transparansi adalah kunci untuk mencegah kekuasaan menjadi korup.

“Kita paham sejarah umat manusia. Jika ada kekuasaan yang tidak diawasi, maka kekuasaan akan menjadi korup. Kekuasaan yang absolut akan menjadi korup secara absolut,” ujarnya pada Jumat, 15 Agustus 2025.


Prabowo menyebut korupsi sebagai masalah besar yang tidak bisa ditutupi. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya terjadi di level bawah, tetapi juga di setiap eselon birokrasi, seluruh institusi pemerintahan, dan perusahaan pelat merah.

“Kita paham bahwa korupsi adalah masalah besar di bangsa kita. Perilaku korupsi ada di setiap eselon birokrasi kita, ada di setiap institusi dan organisasi pemerintahan, perilaku korup ada di BUMN kita, ada di BUMD kita. Ini bukan fakta yang harus kita tutupi,” tegasnya.


Setelah memimpin pemerintahan eksekutif selama 299 hari, Prabowo mengaku semakin memahami besarnya tantangan yang dihadapi, termasuk maraknya penyelewengan di lingkungan pemerintah.

“Hal ini tidak baik, tapi harus saya laporkan kepada para wakil-wakil rakyat Indonesia,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya