Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Arahan Prabowo Usai Dirut Agrinas Mundur: Birokrasi Simpel tapi Bisa Dipertanggungjawabkan

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 21:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap isu Joao Angelo De Sousa Mota yang mundur sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Kepala Negara memberikan arahan untuk membuat birokrasi yang efektif dan efisien.

"Oh sudah, sudah. Sudah diberi petunjuk-petunjuk," ujar Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto usai melakukan rapat terbatas dengan presiden di Kompleks Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Agustus 2025.

Joao Angelo resmi mundur meski baru enam bulan menjabat sebagai direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Senin kemarin. Salah satu alasan pengunduran dirinya karena Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tidak membantu mencapai performa baik dengan membuat birokrasi yang bertele-tele.


Aries mengaku telah berkoordinasi dengan CEO Danantara, Rosan Roeslani, untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

"Dari awal presiden sudah menyampaikan bahwa kita harus perbaiki proses birokrasi kita, sesimpel-simpelnya, sepraktis-praktisnya," tambahnya.

Aries menyampaikan Prabowo melihat birokrasi selama ini berjalan berbelit-belit. Presiden meminta memangkas tahapan birokrasi yang tidak penting dan ada perbaikan dalam birokrasi.

"Tapi tetap semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan terukur," tukas Aries Marsudiyanto. 
Rapat terbatas juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya