Berita

Penguatan komitmen peta jalan Net Zero Emission (NZE) di Grha Pertamina, Senin, 11 Agustus 2025/Ist

Bisnis

Pertamina Perkuat Peta Jalan NZE Wujudkan Ketahanan dan Keberlanjutan Energi

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 17:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) meluncurkan penguatan peta jalan Net Zero Emission (NZE) sebagai komitmen mendukung ketahanan energi nasional di Indonesia.

Penguatan komitmen NZE tersebut digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2025. Pada acara tersebut, Pertamina juga meluncurkan Universitas Pertamina Sustainability Center serta menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) antara Pertamina Foundation dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas). 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy menyatakan dukungan agar Pertamina menjadi pemimpin di sektor energi sekaligus transisi energi di Indonesia.


Pertamina memiliki berbagai peran pada tiga tujuan besar pemerintah, yakni swasembada pangan, swasembada energi dan swasembada air.

“Kepemimpinan di sektor energi harus ada di Pertamina. Saya bahkan membayangkan, ketiga kepemimpinan tersebut (pangan, energi, dan air) ada di Pertamina. Karena, banyak program besar di masa lalu lahir dari Pertamina,” ujar Rachmat Pambudy, Senin, 11 Agustus 2025.

Komut PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan menambahkan, kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan merupakan prioritas utama. Karena itu, pembangunan harus tetap berjalan dengan prinsip keberlanjutan.

"Alhamdulillah, para Pekerja Pertamina menunjukkan semangat, totalitas dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka bekerja siang dan malam dengan penuh risiko demi mendukung ketahanan energi nasional," jelasnya. 

Melalui penyempurnaan peta jalan NZE, Pertamina berkomitmen memperkuat energi terbarukan, sekaligus mengembangkan energi bersih dan hijau. Salah satu inisiatifnya adalah membentuk Sustainability Center Pertamina di Universitas Pertamina sehingga Pertamina menjadi public leader, pemikir terdepan di bidang keberlanjutan.

Selain itu, Pertamina melalui Pertamina Foundation juga meningkatkan perannya dengan bersinergi dengan Bappenas untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan,  

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan, Pertamina sebagai BUMN strategis, memikul tanggung jawab besar yaitu mewujudkan swasembada energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi rendah karbon. 

“Visi dan misi kami selaras dengan Asta Cita, yaitu memastikan ketersediaan energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar target korporasi, tetapi amanah nasional untuk menjaga keberlangsungan energi bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” tandas Simon.

Pertamina menargetkan NZE sebagai salah satu komitmen strategis jangka panjang tidak berdiri sendiri, tetapi sepenuhnya terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025?"2045 Pemerintah, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Sehingga, setiap langkah yang dirancang dalam roadmap NZE harus selaras dengan visi Indonesia Emas, yakni sebuah visi yang menempatkan keberlanjutan, kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi rendah karbon.

Lebih jauh, strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy) yang menjadi fokus Pertamina pada tahun 2025 ini menempatkan Pertamina sebagai bagian dari solusi global dalam transisi energi. Selain memperkuat bisnis eksisting, Pertamina juga memiliki peran besar dalam membangun dan mengembangkan energi hijau di Indonesia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya