Berita

Ilustrasi Petugas PLN/Ist

Nusantara

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik Sambut HUT ke-80 RI

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT PLN (Persero) menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadirkan promo spesial bertajuk “Energi Kemerdekaan”. 

Lewat program ini, pelanggan bisa menikmati diskon 50 persen biaya tambah daya listrik mulai 10 hingga 23 Agustus 2025.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan promo ini menjadi bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia sekaligus dukungan untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya lebih terjangkau.


“Mengusung semangat HUT ke-80 Kemerdekaan RI, program promo ‘Energi Kemerdekaan’ dihadirkan untuk memberikan pengalaman penggunaan listrik yang lebih nyaman melalui kemudahan tambah daya,” ujar Darmawan, Senin, 11 Agustus 2025.

Manfaatnya cukup besar. Misalnya, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan ke 7.700 VA hanya membayar Rp 3,51 juta, dari tarif normal Rp 7,02 juta.

Promo ini berlaku untuk pelanggan tegangan rendah di semua golongan tarif satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Syaratnya, pelanggan sudah terdaftar sebelum 1 Agustus 2024.

Pengajuan tambah daya dapat dilakukan dengan mudah lewat aplikasi PLN Mobile. Pelanggan prabayar cukup membeli token listrik, sedangkan pascabayar membayar tagihan. Setelah transaksi, e-voucher diskon akan dikirim melalui fitur Reward di PLN Mobile atau email terdaftar.

Satu akun PLN Mobile bisa mendapatkan maksimal empat e-voucher selama promo berlangsung.

“Prosesnya mudah dan cepat, semua dilakukan melalui PLN Mobile. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebelum program berakhir pada 23 Agustus 2025,” tutup Darmawan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya