Berita

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono/Ist

Nusantara

Ibas Kawal Program Bedah Rumah: Jangan Dijual Ya

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan rakyat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal masyarakat dengan sebutan bedah rumah.

Salah satunya Ibas meninjau langsung rumah salah satu penerima bantuan BSPS di Desa Widoro, Pacitan, Jawa Timur. Ia memastikan hasil renovasi yang telah dilakukan.

Ia melihat sendiri bagaimana kenyamanan hunian yang kini sudah lebih layak setelah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat dengan dukungan dana dari pemerintah.


“Tadi saya mampir ke rumah Mbah Sunyoto. Saya percaya, di balik atap masih ada harapan, di balik atap masih ada kebahagiaan, di balik atap masih ada kesempatan untuk kita lebih maju,” kata Ibas, memotivasi warga yang hadir di Balai Desa Widoro, dikutip Sabtu 9 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Ibas hadir bersama Bupati Pacitan, anggota DPRD, Camat, dan Kepala Desa. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan rumah layak huni bagi warga.

“Setiap rumah yang atapnya bocor, dindingnya masih rotan atau kayu, akan kita perbaiki dengan anggaran Rp20 juta per rumah, dikerjakan secara swadaya dan gotong royong. Di Desa Widoro, minimal 20 rumah setiap tahun kita perbaiki,” kata Ibas.

Ibas mengungkapkan, hingga kini lebih dari 5.000 rumah di Pacitan telah mendapatkan bantuan BSPS.

“Kita harus bersyukur. Bagi yang rumahnya sudah layak, berikan kesempatan bagi keluarga lain untuk diperjuangkan. Sejak zaman Presiden SBY hingga kini di masa Presiden Prabowo, rumah-rumah masyarakat terus diperhatikan,” kata Ibas.

Sambil bercanda, Ibas mengingatkan agar warga memanfaatkan rumah dengan bijak.

“Alhamdulillah, rumahnya sudah diperbaiki, sertifikatnya diurus. Jangan dijual, setuju nggih? Jadikan rumah itu tempat keluarga yang bahagia. Jangan cari istri baru, jangan cari suami baru,” pungkas Ibas.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya