Berita

Wakil tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Geng Shuang/Net

Dunia

China Tegas Tolak Rencana Israel Kuasai Gaza

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menguasai wilayah Gaza sepenuhnya mendapat kecaman dari banyak negara, termasuk China.

Dalam pernyataannya, wakil tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Geng Shuang, menyatakan keprihatinan atas rencana tersebut.

"Kami minta Israel menghentikan tindakan berbahaya itu. Semua pihak juga harus segera menyepakati gencatan senjata yang kuat dan berkelanjutan," kata Geng dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Selasa, dikutip dari Global Times, Kamis 7 Agustus 2025.


Ia juga meminta negara-negara besar yang punya pengaruh agar bertindak adil dan membantu tercapainya gencatan senjata.

Sebelumnya, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Netanyahu mengadakan pertemuan keamanan tertutup selama tiga jam. Dalam pertemuan itu, Kepala Staf Militer memaparkan beberapa opsi untuk melanjutkan operasi militer di Gaza.

Kabinet Israel dijadwalkan bersidang pada Kamis untuk membahas rencana pengambilalihan penuh Gaza. Namun, belum jelas apakah ini akan menjadi pendudukan jangka panjang, atau hanya operasi militer sementara untuk mengalahkan Hamas dan membebaskan sandera.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump, yang merupakan sekutu utama Netanyahu, tampaknya tidak akan menghalangi rencana Israel tersebut.

Saat ditanya soal kabar Netanyahu ingin menguasai seluruh wilayah Palestina, Trump menjawab bahwa fokusnya saat ini adalah membantu warga Gaza.

"Untuk hal lainnya, saya belum bisa beri kepastian. Itu sangat tergantung pada keputusan Israel," kata Trump kepada wartawan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya