Berita

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak/RMOL

Hukum

KPK Selamatkan Keuangan Daerah Rp12,3 Triliun

Hingga Pertengahan 2025
RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 18:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sepanjang pertengahan 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelamatkan keuangan daerah mencapai Rp12,3 triliun, paling banyak terkait sertifikasi aset mencapai Rp6,4 triliun.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak saat menyampaikan kinerja Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK dalam Konferensi Pers Kinerja KPK Semester 1 Tahun 2025 di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Rabu 6 Agustus 2025.

"Serangkaian upaya Kedeputian Korsup, bermuara pada penyelamatan aset dan menutup celah kebocoran keuangan daerah," kata Tanak.


Tanak mengatakan, dalam kurun waktu Januari-Juni 2025, KPK bersama pemerintah daerah, Kejaksaan, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam rangka penyelamatan keuangan negara melalui penertiban dan pengamanan aset daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah telah menyelamatkan keuangan daerah mencapai belasan triliunan rupiah.

"Total penyelamatan keuangan daerah per semester 1 tahun 2025 mencapai Rp12,3 triliun," kata Tanak.

Penyelamatan keuangan daerah itu berasal dari sertifikasi aset sebanyak 13.465 bidang tanah senilai Rp6,4 triliun, penertiban aset sebanyak 1.122 bidang tanah senilai Rp2,5 triliun.

Penertiban kendaraan dinas sebanyak 492 unit senilai Rp66 miliar, penertiban prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sebanyak 695 lokasi senilai Rp3,4 triliun, dan penagihan tunggakan pajak senilai Rp2,6 triliun.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya