Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso/RMOL

Bisnis

Genjot Ekspor, Mendag Dorong UMKM Naik Kelas

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar ekspor. 

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mengedepankan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari strategi peningkatan ekspor nasional.

“UMKM ini produknya sudah siap di seluruh Indonesia, dari desa, kelurahan, kemudian kabupaten. Cuma memang sebagian besar belum terstandarisasi,” ujar Mendag Budi, saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin, 4 Agustus 2025.


Ia menjelaskan, banyak produk UMKM sebenarnya sudah memiliki potensi dan daya saing, namun masih terkendala pada standar dan persyaratan ekspor yang diberlakukan oleh negara tujuan. 

Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan menyiapkan berbagai strategi untuk memfasilitasi UMKM agar mampu memenuhi syarat tersebut dan siap masuk ke pasar global.

“Untuk itu kita akan optimalkan UMKM yang mempunyai peluang ekspor dengan strategi daya saing UMKM dengan pengembangan ekspor, pengembangan pelaku usaha ekspor, pengembangan pasar ekspor, kemudian sertifikasi produk sebagai persyaratan ekspor negara tertentu, kemudian pelatihan ekspor,” jelasnya.

Strategi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan dan pendampingan teknis, sertifikasi produk, hingga promosi di pasar internasional. 

Pemerintah juga menargetkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar dapat memenuhi permintaan dan standar global, sekaligus membangun ekosistem perdagangan yang lebih inklusif.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong kontribusi UMKM terhadap kinerja ekspor nasional, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya