Berita

Event Halal Kulture District Jakarta 2025 yang berlangsung di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan pada 1-3 Agustus 2025/Ist

Bisnis

HaKa 2025 Jawab Potensi Besar Muslim Muda dan Ekonomi Indonesia

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 06:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gaya hidup halal bukan lagi sekadar pilihan, tapi sudah menjadi identitas generasi muda muslim yang kreatif, produktif dan peduli nilai akan gaya hidup kekinian yang sesuai syariat. 

Dari modest fashion, halal beauty, hingga bisnis kreatif dan olahraga syar’i, anak muda muslim kini memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan pasar halal global yang diproyeksikan mencapai 7,7 triliun dolar AS.

Untuk menjawab potensi besar sekaligus tantangan ini, Halal Kulture District Jakarta 2025 (HaKa 2025) yang diselenggarakan oleh Mumtaz Creative ini hadir sebagai ruang kreatif tempat anak muda muslim bisa belanja, belajar, dan membangun kolaborasi. 


Selama tiga hari, 1-3 Agustus 2025, Brickhall Fatmawati Jakarta Selatan akan menjadi pusat kegiatan seru yang memadukan pameran brand halal, workshop inspiratif, hingga sesi berbagi ilmu bersama para asatidz dan praktisi.

"Melalui HaKa kami ingin membuktikan bahwa menjadi muslim yang produktif, kreatif, dan sesuai tuntunan Rasulullah bukan hanya keren, tetapi juga masa depan ekonomi Indonesia," kata CEO Mumtaz Creative, Agung Paramata dalam keterangannya, Sabtu 2 Agustus 2025.

HaKa 2025, lanjut dia bukan cuma tempat belanja, tapi juga episentrum networking, kolaborasi bisnis, edukasi gaya hidup halal, dan inspirasi bagi muslim urban. 

"Event ini menjadi ruang strategis bagi pelaku bisnis muda untuk berkembang, berkontribusi pada perekonomian nasional, dan melahirkan inovasi halal lifestyle yang relevan dengan semangat Gen Z & Milenial," kata Agung.

Lebih dari 100 brand halal lokal siap memanjakan pengunjung dengan produk terbaru dan promo spesial. Menariknya, 40 persen peserta adalah brand baru yang pertama kali tampil di HaKa 2025.








Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya