Berita

Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat (RID) Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo pantau langsung distribusi BBM di Jember, Jawa Timur/Ist

Bisnis

Petinggi Patra Niaga Pantau Langsung Distribusi BBM di Jember

KAMIS, 31 JULI 2025 | 18:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jember, Jawa Timur dipantau langsung oleh Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat (RID) Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo pada Rabu, 30 Juli 2025.

Pantauan ini dilakukan menyusul penutupan jalur Gumitir yang selama ini menjadi jalur utama provinsi menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Dalam pendistribusian BBM ini, Pertamina mengerahkan tambahan 96 mobil tangki. Untuk memulihkan kebutuhan BBM yang sempat tersendat akibat penutupan jalur Gumitir, Pertamina Patra Niaga menambah mobil tangki, mengoperasikan terminal-terminal terkait di Jawa Timur, hingga proses Reguler Alternatif dan Emergency (RAE).


"Dengan mekanisme berantai ini harapannya Surabaya bisa memberikan alokasi volume yang lebih besar untuk membantu proses recovery distribusi di wilayah Jember dan sekitarnya," kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 31 Juli 2025.

Selain pengecekan mobil tangki, Direktur RID Pertamina Patra Niaga beserta jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga memberikan extra fooding kepada 50 Awak Mobil Tangki (AMT) yang bertugas untuk alih suplai ke Jember. 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari memastikan pelaksanaan distribusi BBM berjalan lancar dan aman.

"Tidak hanya kondisi mobil tangki, kondisi AMT sebagai ujung tombak distribusi juga menjadi perhatian khusus. Dengan pemberian extra fooding ini semoga dapat menjaga kondisi para AMT tetap fit dan bersemangat mempercepat distribusi energi kepada masyarakat," tutup Heppy.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya