Berita

Barang milik diplomat Kemlu Arya Daru ditemukan di tangga darurat rooftop Kemlu/Ist

Hukum

Sebelum Tewas, Arya Daru Tinggalkan Laptop di Tangga Darurat Kemlu

SENIN, 28 JULI 2025 | 10:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan diketahui meninggalkan tas berisi laptop dan baju baru di rooftop Gedung Kemlu, tepatnya di tangga darurat lantai 12 sehari sebelum ditemukan tewas pada Selasa, 8 Juli 2025.

"Setelah ditemukan korban, ditemukanlah tas itu di lantai 12 di samping tangga darurat (Gedung Kemlu)," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, Senin, 28 Juli 2025.

Setelah ditelusuri, Arya sempat pergi ke pusat perbelanjaan Grand Indonesia sebelum menuju ke Gedung Kemlu.


"(Isinya) laptop, terus pakaian yang baru dibeli, ada beberapa obat-obatan yang korban bawa. Pokoknya belanjaan yang baru dia beli, terus beberapa nota dan alat-alat kantor," tutur AKBP Reonald.

Ada dua tas yang ditemukan, yakni ransel berwarna biru dongker dan paper bag berisi belanja pakaian di tempat Uniqlo. Isinya mulai dari kemeja, celana, kaos kaki, dan pakaian lainnya.

Dalam tas itu juga ditemukan surat rawat jalan milik korban.

"Ada ditemukan surat rawat jalan dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, tanggal saya lupa, tapi di catatan bulan Juni 2025. (Soal riwayat sakit) enggak bisa saya kasih tahu ya, karena itu masuk ke privasi," jelas Reonald.

Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi wajah terlilit isolasi atau lakban warna kuning di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Sampai saat ini proses penyelidikan terkait penyebab kematian masih dilakukan, salah satunya melalui laboratorium forensik (labfor).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya