Berita

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap/RMOLSumut

Pertahanan

Serma TDA Tega Bunuh Istri Diduga Gegara Masalah Ekonomi

SENIN, 28 JULI 2025 | 06:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tragedi rumah tangga yang berujung pada pembunuhan sadis terhadap Astri Gustina oleh suaminya, oknum TNI berinisial Serma TDA, mulai menemui titik terang. 

Kodam I/Bukit Barisan menyebut, persoalan ekonomi diduga menjadi pemicu utama aksi brutal yang mengguncang Kota Binjai, Sumatera Utara pada Rabu 23 Juli 2025.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, warga sekitar mendengar suara teriakan dari rumah pelaku. Saat ditemukan, korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.


“Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Latersia dan dirujuk ke RS Djulham Binjai. Tapi nyawanya tidak tertolong,” kata Kolonel Asrul kepada wartawan di Makodam I/BB, Jumat 25 Juli 2025.

Dari olah tempat kejadian perkara, sejumlah barang bukti turut diamankan. 

“Ada sangkur, kacamata, kursi, dan tas korban. Luka tikaman ditemukan di lengan, leher, jidat, dan dada,” kata Kolonel Asrul.

Pelaku yang sempat mencoba melarikan diri ke Bandara Kualanamu, berhasil ditangkap oleh tim gabungan TNI sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa jam setelah kejadian. Ia langsung diserahkan ke Polisi Militer Kodam I/BB untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapendam menjelaskan, dari informasi awal, pasangan ini telah mengalami keretakan rumah tangga sejak lama. Mereka menikah pada 2011 dan disebut telah sering bertengkar sejak 2013. Bahkan, dua bulan terakhir, keduanya telah pisah ranjang.

“Motif awal kita terima karena permasalahan ekonomi. Tapi saat ini masih didalami oleh Pomdam,” ujar Kolonel Asrul.

Di tengah penyelidikan, muncul dugaan adanya keterkaitan pelaku dengan praktik judi online. Namun Kapendam menegaskan, hal tersebut masih dalam tahap pengumpulan informasi dari pelaku dan saksi-saksi.

Menariknya, sosok Serma TDA selama ini dikenal baik di lingkungan satuan. 

“Selama 10 tahun berdinas di sini, tidak ada pelanggaran dan tidak pernah bermasalah. Orangnya dikenal baik,” kata Kolonel Asrul. 

Kapendam juga menegaskan Serma TDA telah ditetapkan menjadi tersangka. 

"Status saat ini, tadi saya sudah konfirmasi dengan Pomdam, sudah dijadikan sebagai tersangka," kata Kolonel Asrul dikutip dari RMOLSumut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya