Berita

Tentara Kamboja mengisi ulang peluncur roket ganda BM-21 di provinsi Preah Vihear/Net

Politik

Thailand-Kamboja Memanas

Peringatan Prabowo soal Potensi Perang Kejadian

JUMAT, 25 JULI 2025 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politikus Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak, menanggapi konflik bersenjata yang terjadi antara Thailand dan Kamboja. Menurutnya, ucapan Presiden Prabowo yang disampaikan jauh-jauh hari terbukti. 

"Kini, Perang Kamboja vs Thailand pun terjadi. Peta konflik semakin mendekati," kata Dahnil seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Jumat, 25 Juli 2025.

Menurutnya, situasi ini sesungguhnya telah diprediksi Presiden Prabowo Subianto  yang mengingatkan mengenai potensi terjadinya perang di kawasan.


Dahnil menyebut, Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan pernah mendapat cemoohan saat mengingatkan kemungkinan munculnya perang tradisional dan ketika mengupayakan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia.

"Ramai-ramai orang pintar ngomong bahwa zaman sekarang tak akan ada perang tradisional yang ada adalah perang informasi teknologi dan lainnya," sambungnya.

Ia menambahkan, sejak awal Prabowo telah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pertahanan nasional, termasuk melalui pembaruan alutsista yang sudah uzur.

"Semua peringatan Pak Prabowo kini terjadi, dan sejak awal beliau telah mempersiapkan langkah-langkah strategis," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya