Berita

Bank Indonesia/Ist

Bisnis

BI Bakal Terus Pangkas Suku Bunga Demi Kendalikan Inflasi

KAMIS, 24 JULI 2025 | 22:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) membuka peluang untuk kembali memangkas suku bunga acuan atau BI Rate pada sisa tahun 2025 ini.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter (DKEM) BI, Firman Mochtar mengatakan bahwa ruang penurunan suku bunga masih terbuka lebar menyusul mata uang rupiah yang stabil, inflasi yang terkendali dan pertumbuhan ekonomi yang perlu didorong.

"Ini lah yang membuat kita akan lihat lagi ke depan masih ada ruang untuk menurunkan itu (suku bunga) tapi bagaimana kita lihat lagi nanti, bagaimana perkembangan-perkembangan yang akan terjadi dari sisi globalnya," kata Firman dalam taklimat media di Kantor BI pada Kamis, 24 Juli 2025.


Tahun ini, BI sendiri tercatat telah memangkas suku bunga acuan hingga tiga kali pada Januari, Mei dan Juli dengan keseluruhan total penurunan mencapai 75 basis poin menjadi 5,25 persen pada Juli 2025.

"Kita kan sudah turunkan suku bunga ya. Sekarang sudah turun berapa tahun ini? 75 basis poin. Ditambah dengan tahun lalu 25, sebenarnya sudah 100. Kita ingin dorong terus itu suku bunganya, agar memang transmisinya ke pasar-pasar lain itu berjalan dengan baik," jelas Firman.

Selain menurunkan suku bunga, BI, kata Firman juga memperkuat transmisi kebijakan moneter melalui strategi intervensi di pasar valas, baik di domestic non-deliverable forward (NDF) ataupun offshore NDF, serta melalui operasi moneter dan pengelolaan likuiditas.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya