Berita

Rapat Anggota Tahunan (RAT) LSP Keuangan Syariah/Ist

Bisnis

Kinerja LSP Keuangan Syariah Tumbuh Positif

KAMIS, 24 JULI 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Laporan keuangan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keuangan Syariah tahun buku 2024/2025 menunjukkan kinerja solid.

Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Menara PNM, Jakarta, LSP KS membukukan akumulasi laba sebesar Rp4,62 miliar hingga Desember 2024. Laba ini naik signifikan menjadi Rp1,046 miliar dari Rp472 juta pada tahun 2023.

Dari sisi aset, lembaga mencatat pertumbuhan 116 persen dengan total aset per Juni mencapai Rp5,504 miliar.


Rapat tahunan ini juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian selama setahun terakhir, sekaligus menyusun rencana strategis ke depan.

Beberapa agenda utama yang dibahas mencakup penguatan tata kelola, akuisisi aset fisik, dan penyempurnaan skema sertifikasi profesi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Dewan Pengawas selalu memastikan seluruh kegiatan LSP KS berjalan secara terencana, terukur, dan sejalan dengan prinsip good governance,” kata Ketua Dewan Pengawas LSP KS, Mulya E Siregar, Kamis, 24 Juli 2025.

Mulya juga menyoroti stabilitas operasional lembaga, yang sejak didirikan belum pernah mengalami pembekuan oleh otoritas. Hal ini mencerminkan tingkat kepatuhan dan integritas tinggi dalam pelaksanaan fungsi sertifikasi.

“Prestasi ini mencerminkan kredibilitas kelembagaan yang telah dibangun dari waktu ke waktu. Ini modal penting yang harus terus dijaga dengan memastikan pelaksanaan program kerja tetap disiplin, realistis, dan berpijak pada kebutuhan pasar tenaga kerja,” jelas Mulya.

Senada, Ketua Dewan Pembina LSP KS, Iggi H Achsien menekankan pentingnya menjaga integritas kelembagaan dalam setiap proses kelembagaan, termasuk pelaksanaan RAT yang sempat tertunda karena padatnya agenda pimpinan.

“Kredibilitas dan integritas LSP KS harus selalu dijaga. Itu adalah fondasi utama yang tidak boleh dikompromikan oleh kendala teknis,” tegas Iggi.

Sementara itu, Ketua Umum LSP KS, Ani Murdiati mengurai kinerja operasional lembaga serta arah kebijakan strategis tahun mendatang. Ia menilai tahun 2024 sebagai periode penting dalam mengonsolidasikan kapasitas keuangan dan kelembagaan.

“Pertumbuhan aset sebesar 116 persen dan laba Rp1,1 miliar bukan hanya angka statistik, tapi mencerminkan konsistensi dan efektivitas kerja tim dalam mendorong profesionalisme SDM keuangan syariah secara berkelanjutan,” ujar Ani.

Hingga Juni 2025, LSP KS mencatatkan total 24.467 asesi dengan dukungan 128 asesor dan 26 skema sertifikasi aktif. Lembaga juga menjalin kolaborasi dengan 33 instansi klien dan 27 lembaga pelatihan.

“Sepanjang tahun 2024, kami telah melaksanakan 3.559 asesmen, terdiri dari 2.347 sertifikasi dan 1.212 resertifikasi. Ini menunjukkan dinamika dan kepercayaan yang terus bertumbuh terhadap skema dan proses sertifikasi kami,” jelasnya.

Adapun rencana kerja tahun 2025 meliputi pengembangan skema baru, termasuk skema Analis Pembiayaan Syariah, penyesuaian sistem berdasarkan regulasi terbaru POJK Nomor 3/2025, serta rencana pembelian gedung kantor dan tanah senilai Rp7,5 miliar.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya