Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Rep

Bisnis

Ikuti Arahan Presiden Prabowo

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Berubah Manis

KAMIS, 24 JULI 2025 | 16:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan optimisme pemerintah terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2 persen pada tahun 2025. 

Sejumlah langkah lintas kementerian tengah dipersiapkan untuk mendorong peningkatan ekonomi, khususnya pada kuartal ketiga dan keempat.

“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) sudah mengarahkan. Bagaimana Kita bisa mengungkit pertumbuhan di kuartal ketiga dan kuartal empat," kata Airlangga saat jumpa pers di kantornya, Kamis, 24 Juli 2025.


Salah satu strategi utama adalah mendorong sektor konstruksi melalui pembangunan 350 ribu unit rumah bersubsidi (FLPP) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk perumahan sebanyak 450 ribu unit.

Selain itu, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sektor pariwisata juga akan digenjot. Pemerintah akan membuka akses pelabuhan internasional di berbagai destinasi wisata untuk mendukung arus turis asing.

“Arahan Pak Presiden untuk mendorong tourism dibuka pelabuhan-pelabuhan internasional, pelabuhan tempat destinasi turis, agar bisa mengakses regional maupun internasional," ungkap Airlangga.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan di paruh kedua tahun ini. Strategi ini juga sejalan dengan upaya menarik investasi dari berbagai negara.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya