Berita

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga saat di Nusa Tenggara Timur (foto: Antara)

Politik

Makna Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Kakak Adik

KAMIS, 24 JULI 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto sedang menyampaikan ajakan kepada PDIP untuk berkoalisi. Isyarat disampaikan ketua umum Partai Gerindra itu lewat pernyataan bahwa PDIP dan Gerindra merupakan kakak adik.

"Prabowo butuh dukungan penuh PDIP agar stabilitas politik terjaga dan program-programnya bisa berjalan cepat," ujar Founder Citra Institute Yusak Farchan kepada RMOL, Kamis 24 Juli 2025.

Pemilihan kata-kata kakak adik, sebut kandidat doktor politik dari Universitas Nasional ini, menggambarkan bahwa bagi Prabowo ada hubungan spesial antara Gerindra dan PDIP.


"Dalam pikiran Prabowo, PDIP mendapat tempat spesial. Saya kira titik spesialnya ada pada posisi dimana Gerindra dan PDIP sama-sama sebagai partai nasionalis," katanya.

"Dan dua parpol besar ini (Gerindra-PDIP) pernah satu perahu dalam pilpres ketika Prabowo menjadi cawapresnya Mega di (Pilpres) 2009," demikian Yusak menambahkan.

Prabowo mengatakan PDIP dan Partai Gerindra ibarat kakak beradik. Prabowo mengatakan itu dalam pidato saat peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025. 

Awalnya Prabowo mengatakan niat pembentukan koperasi adalah agar Indonesia sejahtera dan berdiri di atas kaki sendiri yang merupakan semboyan yang diperkenalkan oleh Soekarno. 

Dia menegaskan bahwa Soekarno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Ia pun meminta izin kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang saat itu hadir untuk menyebut nama Soekarno. Puan merupakan cucu dari Soekarno. 

Prabowo mengatakan bahwa Bung Karno sebagai bapaknya juga. Ia pun mengatakan di dalam hatinya juga tersirat pemikiran Marhaenisme, pemikiran sosialis yang dicetuskan oleh Bung Karno.

"Sebenarnya PDIP Gerindra ini kakak adik,"ucap Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya