Berita

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan/RMOL

Hukum

Ini yang Digali Kompolnas di Lokasi Kematian Diplomat Muda Kemlu

SELASA, 22 JULI 2025 | 21:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecek lokasi tewasnya diplomat muda sekaligus Staf Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Juli 2025.

Di lokasi, Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam sempat mengecek keberadaan kamera pengawas (CCTV).

"Kami mengecek CCTV, hidup atau mati. Kalau hidup, berapa jam dan diambil kepolisian skemanya berapa waktu. Cukup detail bahkan ditarik ke belakangnya sangat banyak, itu sangat cukup," kata Choirul Anam.


Selain CCTV, Kompolnas juga melakukan pengecekan kondisi kamar, plafon, saluran air, kasur, hingga posisi kunci.

"Kami cek secara fisik dan konfirmasi kepada penjaga kos ini, karena beliaulah yang membuka pertama kali. Kami minta untuk diperagakan posisi kuncinya. Jadi ada dua kunci, kunci yang terpasang di pintu dan bisa dibuka dari luar dan dalam, terus kunci yang memang ada di dalam berbentuk slot," kata Anam.

Bukan hanya ke barang-barang di area kos saja, Anam juga menggali informasi kepada salah satu penghuni kos.

"Apakah ada suara yang mencurigakan, apakah kondisinya kayak biasanya? Di hari itu juga pas hujan rintik-rintik, itu juga penting," jelas Anam.

Kasus kematian diplomat muda Kemlu ini kini ditangani oleh Polda Metro Jaya. Saat ditemukan tewas, kepala Arya Daru terbalut lakban dan tidak ditemukan tanda kekerasan atau barang milik korban yang hilang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya