Berita

Kegiatan Mentan Sapa Petani dan Penyuluh" (MSPP) Volume 22/Rep

Politik

Kementan Tegaskan Peran Strategis Penyuluh Program Pupuk Bersubsidi

MINGGU, 20 JULI 2025 | 10:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam mengawal program pupuk bersubsidi melalui kegiatan Mentan Sapa Petani dan Penyuluh" (MSPP) Volume 22.

Kegiatan ini mengusung tema "Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian dalam Program Pupuk Bersubsidi."

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam arahannya menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi (verval) data agar distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan.


“Proses verval data sangat krusial untuk menjamin distribusi pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran serta mencegah potensi penyimpangan di lapangan," kata Mentan seperti dikutip redaksi, Minggu, 20 Juli 2025.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyebut penyuluh sebagai simpul penting dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah. 

"Penyuluh diharapkan dapat mengawal verifikasi dan validasi penebusan pupuk sesuai lokai dan penyuluh juga wajib aktif mendampingi petani ketika menebus pupuk di kios resmi," ungkap  Santi.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, menyoroti posisi penyuluh sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan implementasi lapangan. Ia menekankan bahwa pelaporan yang optimal adalah bentuk akuntabilitas yang harus dijaga bersama.

“Pupuk subsidi merupakan salah satu upaya penting pemerintah untuk mendukung produktivitas petani dengan biaya input yang terjangkau,” kata Tedy.

Tantangan distribusi dan pengawasan di lapangan disebutnya sebagai alasan utama pentingnya kehadiran penyuluh di setiap tahap penyaluran.

Ketua Kelompok Substansi Pupuk Bersubsidi, Pujiati, menambahkan bahwa proses verval dilakukan setiap tanggal 2 hingga 10 setiap bulan. Ia menekankan pentingnya pemahaman penyuluh terhadap prosedur verval demi ketepatan sasaran program.

Acara MSPP Volume 22 diikuti antusias oleh penyuluh dari berbagai daerah, mulai dari UPT pusat, dinas kabupaten/kota, hingga penyuluh swadaya. Sesi diskusi berlangsung aktif membahas persoalan teknis distribusi, verval, hingga penguatan kapasitas penyuluh.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Pertanian berharap para penyuluh semakin siap mengawal distribusi pupuk subsidi secara transparan dan tepat sasaran guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya