Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Ist

Hukum

Erick Thohir Dianggap Tahu Banyak Sepak Terjang Riza Chalid

RABU, 16 JULI 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kejaksaan Agung (Kejagung) ditantang memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang, Sub Holding, dan KKKS periode 2018-2023.

Terlebih pengusaha minyak M Riza Chalid sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menilai Erick Thohir kenal dan sangat dekat dengan Riza Chalid.


"Tentunya Erick Thohir sangat mengetahui siapa itu MRC (M Riza Chalid) dan 100 persen Erick sangat mengenal Riza," kata Hari kepada redaksi pada Rabu 16 Juli 2025.

Hari pun menduga ada korelasi bisnis yang dibangun Erick dengan Riza.

"Jika Kejagung sudah menetapkan Riza sebagai tersangka, semestinya Menteri BUMN juga ditetapkan sebagai tersangka. Menteri BUMN sudah pasti mengetahui bisnis-bisnis apa saja yang dijalankan oleh BUMN-BUMN dibawah kementeriannya," kata Hari.

Selain Riza Chalid, penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan delapan tersangka baru. Mereka adalah AN, HB, TF, DS, AS, HW, MH, dan IP.

Delapan dari sembilan tersangka kemudian ditahan selama 20 hari ke depan. Sementara Riza Chalid belum ditahan karena masih berada di Singapura.

Atas perbuatanya para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Juncto Pasal 18 UU Tipikor Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Nama Riza Chalid terseret setelah putranya, Muhammad Kerry Andrianto Riza terlebih dahulu ditetapkan tersangka dalam kasus yang sama. 

Putra saudagar minyak tersebut menjadi tersangka dalam kapasitas sebagai beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya